Rabu, 25 April 2012

Fulcanelli


Fulcanelli yang dipercaya hidup dari tahun 1839-1953 merupakan nama samaran seorang ahli kimia Prancis di akhir abad 19.Ia juga seorang penulis .Sayangnya,identitas Fulcanelli tidak diketahui samapi sekarang.Begitu banyak misteri yang menyelubungi kehidupan dan hasil karyanya.Oleh sebab itu,ia pun menjadi suatu fenomena tersendiri.Sebuah kisah yang sedikit berlebihan menceritakan soeorang murid kesayangannya berhasil mengubah 100 gram timah menjadi emas menggunakan 'bubuk proyeksi' ,wiiihhhh kalau ada ilmu seperti itu pasti saya akan mempelajarinya lebih lama !! yang di berikan sang guru.

             Banyak puihak yang meyakini Fulcanelli menjadi buruan dinas intelejen Jerman (Abwehr) di awal PD II karena kemampuannya dibidang teknologi nuklir.Fulcanelli pernah bertemu seorang ahli fisika dan atom Prancis dan memberikan detail akurat terkait senjata nuklir.Fulcanelli mengklaim bahwa teknologi nuklir telah digunakan melawan kemanusiaan sejak lama.Menurut Cansiliet,salah seorang murid Fulcanelli,sang ahli kimia itu terakhir ia temui pada tahun 1953 atau bertahun-tahun menghilan. Yang masih jadi pertanyaan saya, dia hidup lebih dari 1 abad.

Phaestos disk

Phaestos disk
           Phaestos disk atau cakram phaestos merupkan nama yang diberikan untuk sebuah cakram datar berdiameter sekitar 15 cm dengan ketebalan 1,6-2,1 cm yang terbuat dari tanah liat yang dibakar.Pada kedua sisi cakram ini terdapat simbol-simbol misterius yang menarik dan dicetak dalam pola spiral.Pahestos Disk ditemukan oleh seorang arkeolog berkebangsaan Italia yang bernama Luigi Pernier pada tahun 1908 di Pulau Kreta,tepatnya di Phaestos,sebuah lokasi situs kebudayaan Minoan.Pola-pola yang diatur sesuai alur cakram itu menunjukanadanya perulangan terhadap simbol tertentu, yaitu yang berbentuk perisai dengan 8 lingkaran dan kepala manusia dengan rambut punk.

          Simbol tersebut kemudian menjadi perhatian para peniliti, apapun maksud dari Cakram Phaistos ini pasti berkaitan dengan kedua simbol tersebut. Salah satu usaha untuk menterjemahkan maksud dari simbol-simbol tersebut adalah dengan menghubungkannya dengan sebuh tulisan lain dari bahasa Luwean menunjukan bahwa dua simbol tersebut kemungkinan memiliki bunyi A – Qwe.Pendukung teori A- Qwe kemudian mencari padanan makna dari A-Qwe, hampir semua yang mempercayai teori ini langsung tertuju pada kata Akko / Aka yang merupakan sebutan untuk Dewi Ibu yang disembah secara luas di kawasan mediterania sebelum era Hellenic. Orang di daratan italia menyebutnya Acca Larentia, di daerah Libya disebut dengan Ala, beberapa pulau di laut Aegean menyebutnya dengan Aka atau Akore, semakin ke Utara  disebut dengan Ukko. Bahkan, nama ini sampai di Finlandia dan bertahan melewati masa Hellenic. Bangsa Nordic juga memiliki Dewi Ibu yang nyaris mirip namanya yaitu Edda, sedangkan di Rusia Dewi Ibu dikenal sebagai Ava. Semua sebutan tersebut tertuju pada satu makna yaitu personifikasi Dewi Ibu.

          Cakram ini diperkirakan dibuat pada tahun 1700 SM.Cara membuat simbol pada permukaan cakram dengan cara dicetak,bukan diukir membuat adanya dugaan bahwa terdapat sebuah fasilitas untuk membuatnya dalam skala besar.Namun,hingga kini tak ada cakram lain yang ditemukan secara keseluruhan,ada 242 simbol yang berbeda yang terbagi dalam 61 kelompok.Banyak diantara simbol ini yang terlihat umum dan mudah dikenali.Meski demikian,tetap saja sebuah uraian yang lengkap dan jelas mengenai cakram ini belum dapat dilakukan.

           Meskipun Phaestos Disk secara umum diterima sebagai suatu objek yang asli,beberapa hali berpendapat bahwa cakram ini palsu atau sengaja dibuat untuk kepentingan popularitas semata.Terlepas dari perdebatan tersebut,apa sebenarnya Phaestos Disk ???? saya juga belum tentu tahu yang sebenarnya hehehe.Aada sebuah spekulasi yang menyatakan bahwa simbol-simbol pada cakram ini digunakan secara fonetis,seperti halnya hierogliph milik bangsa Mesir.Pendapat lain menyebutkan Phaestos Disk mungkin digunkan sebagai alat untuk ritual keagamaan.Banyak ahli yang memberikan sumbangan pemikiran mereka.

Jerome M.Eisenberg telag melakukan penelitian mengenai simbol pada Phaestos Disk ini.Kesimpulannya,cakram tersebut palsu.Di sisi lain,Helena Whittaker,seorang ahli lainnya berpendapat bahwa cakram tersebut asli adanya,tetapi fungsinya lebih sebagai sebuah papan permainan.Ia mendasarkan pendapatnya pede bentuk cakram dan kualitas pembuatannya yang sanggup bertahan menembus zaman.Phaestos Disk kini disimpan oleh museum arkeologi di Heraklion yang berada di Pulau Kreta,menunggu seseorang menemukan kunci rahasia yang mengungkap kebenaran di dalamnya

Kamis, 05 April 2012

Konspirasi kartun Tom and Jerry

Ahaaiii. Kali ini kita membahas tentang kartun Tom and Jerry.Banyak yang mengira bahwa kartun ini murn tanpa misi. Padahal menurut, Prof. Hasan Bolkhari, salah seorang dosen Filsafat Seni, tayangan Tom and Jerry tidak lain adalah bagian dari persekongkokolan Yahudi.
Menurut Bolkhari, kaum Yahudi pada masa Hitler kerap dipanggil dengan sebutan tikus kotor, layaknya cap pita kuning yang mesti dipakai oleh kaum Yahudi kala itu. Maka itu serial Tom and Jerry adalah upaya mereka untuk membalikkan itu semua dan memutus hubungan antara Yahudi dengan sebutan tikus yang terlanjur tertanam dalam benak orang Eropa pada masa Hitler.
Namun disamping itu semua, kita mesti jeli mengaitkan stigma Yahudi pada masa Hitler. Karena apa yang ditampilkan sejarah selama ini bahwa Yahudi adalah kaum tertindas di Eropa oleh Rezim Nazi tidaklah sepenuhnya benar. Oleh karena itu, bagai sekali mengayuh satu-dua pula terlampaui, Film Tom and Jerry juga memiliki misi untuk betul-betul mendoktrinasi umat manusia bahwa mereka benar-benar mengalami penyiksaan parah di Eropa dan layak untuk menghuni Palestina. Padahal kita ketahui bersama,setting Holocaust juga diciptakan oleh Yahudi.
Lantas peran apa yang dimainkan Yahudi dalam serial kartun menghibur ini? Ini bisa kita telusuri dari aktor utama dalam tayangan yang diproduksi MGM Cartoon tersebut. Jerry Si Tikus kecil adalah personifikasi dari diri mereka sendiri. Meski jumlah Yahudi relatif sedikit, sering dihinakan oleh kaum "anti semit", namun mereka berhasil membalikkan itu semua dan menguasai dunia. Saat ini, kendali perekenomian, politik, dan milter pun dibawah kendali Yahudi. Mereka boleh saja dihinakan sebagai tikus, namun nyali mereka tidaklah sekecil tikus.
Kalau begitu, siapakah yang sebenarnya dimaksudkan Yahudi sebagai Tom dalam hal ini? Maka mereka dengan senang hati mengatakan bahwa si kucing besar itu adalah musuh-musuh mereka saat ini, khususnya adalah umat Islam. Ya kucing besar yang kucar-kacir meski hanya menghadapi seekor tikus. Juga termasuk kucing-kucing besar bernama Arab yang bertekut lutut dalam rona ketiak Yahudi.
Bayangkan Yahudi begitu lihai memainkan peran Jerry si tikus kecil, pintar, lagi cerdas ini. Kita sama sekali tidak terganggu dengan “kekejaman” yang dilakukan Jerry. Aksi kekerasan terhadap musuh-musuhnya menjadi hal lumrah untuk kita maklumi. Inilah episode penting yang mereka mainkan untuk menutupi tipu daya mereka selama ini. Lantas dengan memainkan wacana anti semitisme pun mereka seakan-akan menjadi pihak yang lemah dan tertindas oleh kepongahan dunia selama ini. Padahal kalau kita mau berfikir seksama, siapa yang diuntungkan dalam wacana anti semitik? Umat Islam atau bangsa Yahudi?
Kita ketahui bersama Para pendiri Zionisme sebenarnya telah berputus asa dalam memerangi gelombang anti-semitisme. Akhirnya, mereka memandang bahwa anti-semitisme sebagai sebuah sekutu, sebab keduanya bertujuan sama yakni memindahkan kaum Yahudi di negeri mereka tinggal. Henry Ford dalam bukunya ’The International Jews’ mengatakan bahwa, "Kesadaran orang Yahudi yang teguh atas ’Goy” (non-Yahudi) inilah yang merupakan penyakit Yudaisme, tradisi yang berusia berabad-abad untuk memisahkan diri. Tidak ada itu yang namanya anti-semitisme. Tapi sungguh ada yang namanya anti-goyisme.”

William Hanna
Joseph Barbara
Tom and Jerry diciptakan pertama kali oleh William Hanna dan Joseph Barbera saat awal-awal perang dunia pada tahun 1939. Seri animasi ini diproduksi oleh MGM Cartoon Studio di dalam jaringan hiburan Kabbalah bernama Hollywood pada tahun 1940 hingga 1957 saat unit animasi studio tersebut ditutup.



Hanna dan Barbera pun bagai sebuah misteri dimana identitas agama mereka terkesan ditutup-tutupi. Kita bisa melihat bahwa wikipedia pun tidak mengisi kolom agama dari William Hanna. padahal ia adalah nama tersohor dalam jagad hiburan dunia. Atau jangan-jangan inikah cara Hollywood untuk menutup mata dunia bahwa Tom and Jerry adalah bagian dari konspirasi Yahudi? Wallahua’lam.

Tiang besi Delhi

Tugu peringatan di candi sekitar Siamaihaluoli kota New Delhi, India, berdiri tegak sebuah pilar besi raksasa. Tinggi pilar besi yang oleh penduduk setempat disebut dengan “Raja Ah-Yii” ini adalah 6,7 meter,diameternya sekitar 0,37 meter dan beratnya kira-kira 6 ton, hasil pengecoran besi panas,padat berisi dan terdapat pola hiasan bercorak kuno di atas pilar tsb.

Konon pembuatan pilar besi ini telah mencapai hingga di atas ribuan tahun lamanya. Namun yang paling membuat orang merasa heran dan takjub adalah bahwa pilar besi yang telah berdiri tegak selama ribuan tahun ini, tidak berkarat hingga sekarang meskipun diterpa angin dan hujan! Semua orang pastinya tahu, bahwa besi merupakan logam yang mudah berkarat, besi yang pada umumnya, jangankan ribuan tahun,dalam beberapa puluhan tahun saja telah dipenuhi oleh karat.Hingga saat ini,orang-orang juga belum menemukan cara yang efektif untuk mencegah timbulnya karat pada perkakas besi.
Kalau demikian,siapakah yang menuang pilar besi ini?


Artefak unik ini berdiri di tengah Masjid Quwwatul Tiang Besi adalah salah satu bangunan di Delhi yang paling aneh. Ditemukan prasasti yang menyatakan bahwa itu dibangun sebagai tiang bendera untuk menghormati dewa Hindu, Wisnu, dan memori dari Raja Gupta Chandragupta II (375-413). Bagaimana pilar pindah ke lokasi saat ini masih merupakan misteri. Pilar itu juga mencerminkan prestasi India kuno di metalurgi.
Tiang ini terbuat dari besi tempa 98 persen dan telah berdiri 1.600 tahun tanpa berkarat.
Pemandangan itu begitu akrab: setiap kali Anda berada di sekitar Qutab Minar di Delhi, Anda pasti menemukan kelompok-kelompok wisatawan berkumpul di sekitar tiang besi tinggi, biasanya ada yang berusaha menyentuh dengan jari-jari dua tangan sambil memegang pilar dalam pelukan. Sangat sedikit berhasil tetapi, hampir selalu ada perasaan kegembiraan yang menurut kabar akan diberi kebenaran atau kesetiaan, bahkan umur panjang dan bisa menjadi apa pun.